Rabu, 30 April 2014

Miris

Membaca berita (lagi) mengenai terbunuh nya sebuah keluarga hanya karna sakit hati cinta di tolak.

Semakin ngeri dengan orang2 yang nota bene sakit hati. Hati yang terluka jika tidak di bungkus dengan akhlak yang baik bisa menjadi bencana.

Sedang heboh berita, mengenai seorang pemuda yang cinta nya di tolak oleh keluarga pacar nya karna dia pengangguran. Dalam rasa sakit hati yang teramat dalam, tanpa pikir panjang pemuda tersebut memilih menghabisi nyawa keluarga pacar nya.

Betapa pendek jalan pikiran nya. Tidak kah dia berfikir akan dampak nya. Akan kah dengan membunuh cinta nya akan berbalas, dan berbuah manis?!?!?!

Punya anak di jaman sekarang sangatlah sulit. Tidak hanya secara fisik kita harus menjaga nya dari kejahatan seksual yang juga sedang marak. Tapi jauh dari itu kita juga harus menjaga nya dari kejahatan jiwa. Hati boleh terluka tapi jiwa harus tetap berfikir baik. Jangan sampai hanya karna hal sepele kita korban kan masa depan kita di penjara dunia dan di neraka nanti nya ... naudzubillah

Dalam hati selalu berdoa...
Agar anak2 bisa menjadi kebanggaan, lembut hati nya. Kelembutan hati adalah anugrah, karna hati yang lembut akan membawa kebahagiaan bagi pemilik nya.

Cinta hanya sekelumit kisah...
Yang akan datang dan pergi seiring usia...
Nikmati selama dalam jalan Nya yang benar...
Saat terluka karna nya, bangkit buktikan bahwa hidup tak hanya berkutat soal cinta ...

Ramah

Melihat pasya bersosialisasi dengan teman2 baru membuat saya salut.

Saya termasuk orang yang sulit memulai sebuah percakapan di tengah2 orang baru. Rasa jengah dan sungkan sering kali menghampiri. Berbeda dengan suami yang memang terkenal supel. Ketemu orang di mana saja obrolan bisa langsung terjadi.

Pasya memiliki sifat sensi yang terkadang bermasalah saat keinginan nya tidak terpenuhi. Kebisaan nya memanage perasaan masih harus di asah.

Tapi ...
Saat bertemu teman baru, pasya ramah. Tak segan menegur lebih dulu bahkan bisa mengajak nya bermain dengan asyik.

Namun hal itu bisa berbeda cerita saat teman2 nya justru menjauhi nya karna "kelebihan2" nya. Seperti beberapa kali kasus terjadi di sekolah, teman2 menjauhi karna pasya selalu mendapat nilai bagus. Saya selalu mengajarkan berteman dengan siapa saja, tapi ... pilih teman yang benar2 baik. Teman yang tulus.

Contoh2 ringan saya angkat tiap kali permasalahan tentang teman2 nya muncul. Saya beri gambaran, bagaimana teman yang baik itu bersikap, dan bagaimana yang tidak baik bertingkah laku.

Ya nama nya anak2. Bagi mereka punya banyak teman adalah menyenangkan, tidak perduli baik atau tidak. Kembali nya saya biarkan seleksi alam yang berlaku. Pelan2 pasya akan mengerti sendiri "konsep" berteman yang sebenar nya ... mana teman yang tulus, mana teman yang hanya baik sementara.

Selasa, 29 April 2014

Bahagia

Selalu suka melihat ekspresi orang2 yang dengan tulus mengucapkan terima kasih saat saya mengulurkan tangan berbagi dengan mereka ....

Bukan ucapan terima kasih dari orang2 yang muka nya tersenyum tapi hati nya ngedumel ....

Senyum tulus para guru yang selalu sumringah saat pasya membawa makanan ke sekolah, atau senyum ramah guru les saat pasya berbagi susu dengan anak2 mereka.

Sederhana memang ...
Tapi senyum tulus mereka membuat saya selalu ingat kemanapun saya pergi untuk sekedar membawa buah tangan untuk mereka.

Apalagi saat do'a2 baik mengalir dari mulut mereka. Saya yakin, malaikat berkumpul saat mereka memanjatkan nya untuk saya dan keluarga.

Berbagi memang bukan hal yang awam.

Tapi mampu berbagi dengan orang yang tepat tidak lah mudah. Buat saya, para guru dan keluarga nya wajib di muliakan karna do'a mereka melengking sampai ke langit. Para dhuafa juga penting, karna malaikat selalu bersama mereka.

Buat saya, orang2 dengan senyum&doa tulus itu jauh lebih mulia dari ribuan ucapan terima kasih yg mendarat via sms.

Berbagi memang mudah bagi sebagian orang. Tapi bagaimana menghadirkan senyum dan do'a di setiap pemberian kita, itu lah berkah yg sesungguh nya ...

Minggu, 27 April 2014

Refresh...

3hari jalan2 bersama keluarga adalah saat di mana saya merasakan kebersamaan yang luar biasa dekat.

Saya bisa bercengkrama hangat dengan suami di tempat2 yang romantis sekaligus bisa bercanda akrab dengan anak2.

Tidak bisa sempurna memang ...
Ada sesekali anak2 rewel, nangis, membuat kegaduhan sampai memancing emosi saya.

Tapi ...
Mana ada perjalanan sempurna ...
Layak nya sebuah samudra, perjalanan dengan anak2 akan selalu mengalami ombak, terjangan arus bahkan kadang ada badai. Tapi kemudian akan terlihat indah nya pelangi di sudut awan. Desir angin yang tenang menuju daratan.

Buat saya ...
Perjalanan dengan anak2 tidak perlu menunggu mereka besar, agar saya bisa santai. Kapanpun kami bisa akan kami lakukan... karna saya yakin semua kehebohan ini akan segera berakhir jika mereka besar nanti.

Jadi nikmati waktu bersama ...
Tidak usah menuntut akan menjadi perjalanan atau liburan yang sempurna.

Karna nanti semua akan kita kenang bersama sebagai liburan yang hangat, dan pasti akan kita rindukan kelak, saya percaya itu.

Rabu, 23 April 2014

Ternyata ...

Membuat account instagram dan akhir nya memposting beberapa poto anak2 dan beberapa artikel pendek penggalan surat quran atao hadist.

Memfollow beberapa orang "besar" , tenar untuk " sekedar tau kegiatan mereka.

Sampai pada 1 account yang saya sendiri tidak begitu mengenal orang tersebut. Tapi dari beberapa posting an nya memang bagus secara isi. Tapi semakin lama kontent tulisan yang di buat koq rasa nya tidak jauh dari gambaran "citra" keluarga yang sempurna sekali tanpa cela.

Saya masih menikmati isi2 posting an nya. Masih meng like beberapa. Lalu saya memberanikan diri meninggalkan "jejak" saya berupa comment. Saya memberi masukkan untuk bisa memberikan gambaran2 lebih pada postingan nya. Tidak melulu keluarga nya, padahal kadang isi posting jauh sekali kaitan nya dengan poto yang di pajang.

Comment saya di tanggapi "baik" dengan jawaban bijak. Saya pun berterima kasih, dan berkali2 meminta maaf bahwa ini semata masukkan untuk nya, bukan kritik apalagi membully.

Tapi ...
Beberapa posting terakhir saya baru sadar. Bahwa tanggapan nya terhadap comment saya tidak lah tulus. Beberapa kali saya mendapati posting an nya akhir2 ini bernada sinis terhadap masukkan saya. Dengan kata2 halus ia menulis "tidak perlu cemas dengan pendapat orang terhadap isi tulisan saya, yang penting isi nya baik".

Hahaha...
Saya tertawa ...
Ga perlu menjadi bijak dalam gambaran orang lain, hanya agar mendapat pujian atau gambaran baik tentang diri kita. Saya tau banget ga semua orang, terutama wanita bisa legowo menerima masukkan orang lain. Apalagi mereka yang menganggap diri mereka "wah" karna punya berderet follower. Mereka selalu merasa paling baik, apapun kondisi mereka.

Dalam 1 postinga an malah saya dapati ia menegaskan bahwa ia berteman dengan orang2 besar yang juga "menikmati" posting2an nya. Lalu kenapa harus sibuk dengan pendapat saya ....

Cukuplah menjadi diri sendiri ..
Tidak mau di kritik maka jabarkan dengan lugas, tak perlu menutupi dengan deretan kalimat bijak yang hanya akan menjadi kan diri menjadi lebih buruk lagi.

Senin, 21 April 2014

Kekerasan Seksual Pada Anak

Kekerasan Seksual Pada Anak sedang ramai di perbincangkan. Apa yang perlu di perhatikan tentang itu, berikut beberapa hal mengenai kekerasan pada anak.

Tidak terbatas pada hubungan seks saja, lho, tindakan-tindakan berikut juga termasuk kekerasan seksual pada anak:

- Menyentuh tubuh anak secara seksual, baik si anak memakai pakaian atau tidak.

- Segala bentuk penetrasi seks, termasuk penetrasi ke mulut anak menggunakan benda atau anggota tubuh.

- Membuat / memaksa anak terlibat dalam aktivitas seksual

- Secara sengaja melakukan aktivitas seksual di hadapan anak, atau tidak melindungi dan mencegah anak menyaksikan aktivitas seksual yang dilakukan orang lain.

- Membuat, mendistribusikan dan menampilkan gambar atau film yang mengandung adegan anak-anak dalam pose atau tindakan tidak senonoh.

- Memperlihatkan kepada anak, gambar, foto atau film yang menampilkan aktivitas seksual.

**sumber parenting.co.id**

Kartini Masa Kini

Perempuan2 sekarang itu HEBAT!!!

Bagaimana tidak ...

Ada seorang perempuan, seorang Ibu yang mampu melahirkan anak 13 orang. Mengurus anak2 dengan tangan nya sendiri padahal ia sendiri juga sibuk berkarir dan berdakwah ...

Ada seorang wanita yang membesarkan 3 anak nya, seorang diri karna tidak bisa lagi bergantung pada suami. Sedikit pun anak2 tidak terlantar bahkan dalam kepasrahan nya ia berjanji akan menjadikan anak2 nya "juara" dalam hidup ini.

Perempuan masa kini tidak lagi sibuk dengan karir. Tapi juga ngeh dengan yang nama nya kasih ASI semaksimal mungkin pada bayi nya, buat MPasi sendiri sebelum berangkat kerja. Perempuan masa kini tidak lagi "bergantung" pada suami. Bisa di liat berapa banyak ibu2 yang "hanya" menggandeng anak2 mereka di jalan2, mall2 dan banyak tempat lain nya.

Perempuan masa kini bisa bangkit dengan mudah dari keterpurukan. Perempuan ga lagi menangisi keadaan dan sulit move on. Perempuan masa kini bisa jadi figur ibu sekaligus "ayah" untuk anak2 nya.

Perempuan masa kini banyak mengisi kajian. Duduk berjajar rapi mempelajari quran dan hadist, tanpa lupa kodrat nya sebagai seorang ibu dan istri. Perempuan masa kini sibuk berdakwah menyuarakan isi hati nya yang tak mau lagi jadi komunitas gender lain.

Perempuan masa kini bisa sekolah tinggi, mencari kesetaraan ilmu dan karir tanpa lupa tugas nya sebagai perempuan. Perempuan masa kini tangguh bisa menjadi apapun, siapapun ... sesuai tuntutan "perannya" saat itu.

Lalu bagaimana dengan anda..
Sudahkah anda menjadi perempuan masa kini?!?!?!?

Minggu, 20 April 2014

Gundah

Saat hati sedang gundah saya terbiasa menulis. Dengan menulis membuat saya bisa melepaskan kegundahan tanpa harus menyakiti siapapun.

Tidak mudah memang "merawat" hati. Sebentar senang datang waktu lain gundah.
Pelan tapi pasti saya belajar banyak tentang hati ... Saya tidak bisa "menggenggam" hati ini terlalu kuat, karna saya akan selalu terluka karena nya.

Belajar cuek...
Tidak sibuk dengan kegundahan hati ini ...
Kalo orang lain bisa, kenapa saya tidak?!?!?

Kalo orang lain bisa santai dengan teman2 nya, kenapa saya tidak ....
Kenapa saya harus buang2 energi memikirkan orang lain yang bahkan tidak ingat pada saya?!?!?

Kenapa saya harus lelah bertanya2 tentang keadaan orang lain yang bahkan tidak terbersit bagaimana saya di sini ....

Nikmati hidup...
Selama anak2 sehat, dan bersama saya itu cukup. Yang lain saya tidak lagi perduli, maaf ...

Sabtu, 19 April 2014

Cuek

Saya termasuk orang yang ga bisa cuek, terhadap apapun. Kadang bahkan sampe merelakan tubuh ini lelah demi bebersih rumah walau sudah malam, karna ga bisa cuek liat rumah berantakan.

Terhadap keluarga pun demikian. Rasa pernah kehilangan membuat saya begitu was2 terhadap orang sekitar.

Saat berjauhan, saya selalu menelpon mereka. Sekedar menanyakan kabar mereka ato bertukar cerita. Tapi ternyata tidak semua orang seperti saya. Beberapa orang bahkan cuek dengan keadaan keluarga saat mereka jauh. Lucu ya ...

Sibuk ga karuan lupa memberi kabar pada keluarga di rumah. Seolah ga perduli dengan kecemasan keluarga yang jauh. Kadang malah saya mendapati beberapa orang merasa perlu buru2 memberi kabar pada klien, boss atau sekedar teman. Sedang pada keluarga sendiri, cuek. Apa pada saat anda "jatuh" mereka yang perduli pada anda?!?! Apa pada saat anda sakit, mereka yang memapah bahu anda?!?!?

Obrolan penting dengan klien, bahkan boss bisa koq di hentikan sejenak untuk sekedar mengangkat telp, memberi tahu bahwa anda sedang di tengah pembicaraan. Dari pada dengan cuek mereject telp dari orang tercinta di rumah. Ingat... anda besar bersama mereka, anda akan kembali kepada mereka bukan orang2 yang sok sibuk dengan anda sekarang.

Rabu, 16 April 2014

Ngeri

Banyak baca berita pencabulan anak2 di media. Ngeri, miris ...

Punya 2 anak, laki2 dan perempuan rasa nya sama saja khawatir nya. Yang perempuan sudah pasti ketakutan muncul saat anak mulai remaja. Ketertarikan lawan jenis dan teman main yang mulai beragam membuat ketakutan tersendiri.
Anak laki2 juga bukan bebas dari rasa khawatir. Karna justru berita yang muncul saat ini banyak soal anak laki2 yang di cabuli. Pelaku bukan orang jauh, tetangga, saudara dan kadang guru mereka sendiri.

Ehmmm
Menanamkan rasa berani pada anak2 agar tidak diam saja saat di perlakukan tidak baik, bahkan dengan teman sendiri. Berani melawan saat orang lain memperlakukan mereka dengan kasar atau bahkan kurang ajar. Mengajari anak2 batasan2 "kedekatan" dengan orang lain, terutama lawan jenis.

Manusia semakin tidak "sehat" bahkan di antara kemajuan tekhnologi pengobatan. Bagaimana tidak, penyakit yang kamuflase jauh lebih banyak di temui dari pada penyakit medis. Dan akar masalah semua nya adalah spiritual.

Pendidikan agama pada anak sangat perlu. Di rumah, di sekolah berusaha menempatkan anak pada lingkungan "sehat" dan agamis. Selain itu, selalu membawa nama mereka dalam do'a. Karna sebaik2 nya penjaga adalah Allah, pencipta mereka ....

Sabtu, 12 April 2014

Saran

Lucu ya saat kita bicara dengan seseorang, lalu ending nya kita minta pendapat dia, tapi kemudian kita patahkan sendiri dengan kata2 "ah ga usah gitu lah ... ribet".

Ehmmmm

Menerima masukkan orang lain memang tidak mudah, apalagi jika kita merasa diri kita benar, atao sedang berada dalam posisi "atas". Tapi pernah kah kita sadar, bahwa kita tidak bisa menilai diri kita sendiri, kita butuh "cermin". Dan cermin itu adalah orang lain.

Sadar akan diri yang penuh kekurangan, alangkah baik nya jika kita legowo menerima masukkan dari orang lain. Menjadikan hal tersebut sebagai cermin bahwa ada hal dalam diri yang harus di perbaiki.

Atau jika memang sadar, diri tak sanggup menerima kritik orang lain, maka jangan meminta pendapat orang lain. Putuskan semua nya sendiri, toh baik buruk nya anda sendiri yang akan menanggung akibat nya... ya kan.

Jangan buat orang lain merasa kerdil karna pendapat nya anda abaikan padahal di saat awal anda yang meminta nya "dengan tulus".

Minggu, 06 April 2014

Berdagang

**”Sesungguhnya sebaik-
baik usaha adalah usaha perdagangan yang apabila mereka berbicara tidak berdusta, jika
berjanji tidak menyalahi, jika dipercaya tidak khianat, jika membeli tidak mencela
produk, jika menjual tidak memuji-muji barang dagangan, jika berhutang tidak
melambatkan pembayaran, jika memiliki piutang tidak mempersulit”
(H.R.Baihaqi dan dikeluarkan oleh As-Ashbahani).**

Berdagang adalah profesi rasul. Banyak hadist yang menerangkan soal berdagang. Seperti 1 hadist di atas.

Saya sudah merasakan menjadi pedagang, sekaligus sebagai pembeli. Banyak suka duka saya rasakan, baik sebagai pedagang mau pun sebagai pembeli. Sebagai pedagang, tentu kesabaran ekstra harus di siapkan untuk menghadapi pembeli, apalagi kalo sudah jadi langganan.

Semua ego di lupakan, kemarahan di kesampingkan agar pelanggan merasa nyaman berbisnis dengan kita.

Lain lagi saat kita sebagai pembeli. Pembeli memegang "kunci" dalam perdagangan. Pembeli boleh bebas bertanya soal barang yang ingin di beli, pembeli bebas mengajukan tawaran terhadap harga yang di tentukan, dan yang terpenting pembeli harus di buat nyaman selama transaksi berlangsung, bahkan sampe barang di terima / di gunakan si pembeli.

Pengalaman berharga baru saja saya alami. Saya beberapa saat lalu kecewa dengan supplier sebuah online shop. Kami terhitung langganan lama, tapi entah kenapa pelayanan mereka sangat jauh dari memuaskan. Pertama, saya mendapati kenyataan paket barang saya hilang. Pada saat saya klaim penggantian, mereka tidak ada respone positif malah menulis dalam status bbm mereka tentang paket saya dan kerugian mereka. Tak berapa lama, paket saya tergantikan dengan separuh harga kehilangan, karna inisiatif saya. Saya masih melihat jalinan kerja sama kami terdahulu. Kasihan jika harus merugi toh paket hilang tidak sepenuh nya kesalahan mereka. Kedua kali, baru saja saya alami tadi siang. Paket saya sampe dengan keadaan barang tidak memuaskan. Tentu saya langsung bbm supplier bersangkutan tapi ... bukan hal positif yang saya dapat, lagi2 mereka berdalih dan tetap pada pendirian ini bukan salah mereka.

Kecewa tentu...
Tapi saya lantas mengambil inisiatip. Buat apa kita debat soal barang yang sudah di tangan, sudah kita bayar sehingga membuat orang lain tidak suka pada kita. Saya langsung tau type penjual seperti apa mereka. Bahkan kata maaf pun tidak saya dapat.

Belajar berlaku baik kepada pembeli jika anda memutuskan diri sebagai penjual. Bagi sebagian pembeli harga mahal tidak membuat "mundur", karna pembeli lebih mengutaman kenyamanan dalam bertransaksi, respone positif serta penjual yang tidak sungkan meminta maaf dalam kekurangan penyediaan jasa mereka.

Be smart seller ....
Plizzz!!!

Jumat, 04 April 2014

Memuliakan istri

Rasulullah Shalallahu ‘alahi wassalam sendiri menjadikan ukuran kebaikan seseorang bila ia dapat bersikap baik terhadap istrinya.

Beliau pernah bersabda:
“Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya di antara mereka. Dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istri-istrinya.”
(HR. Ahmad, 2/527, At-Tirmidzi no. 1172. Dihasankan oleh Asy-Syaikh Muqbil t dalam Ash-Shahihul Musnad, 2/336-337)

_____________________________________

Terkadang sebagian dari suami lupa bahwa keberhasilan nya tidak lepas dari do'a dan peran seorang istri. Lihatlah orang2 besar yang memuliakan keluarga nya, terutama istri. Kehidupan mereka jauh dari fitnah, dan baik penghidupan nya. Mari juga lihat orang2 besar dengan catatan luka di hati istri nya, betapa mereka terpuruk dalam kenistaan dunia.

Tidak sulit dalam memuliakan istri. Datang kepada nya dengan bahasa dan perilaku yang baik, menerima masukkan2 dari nya dan melakukan nya, juga menjaga hati nya agar tetap dalam rasa aman, nyaman dan bahagia.

Saat istri bahagia maka bahagialah seluruh rumah. Begitu juga sebalik nya.

Muliakan lah istri agar bahagia seisi rumah, agar do'a nya mengalir hingga ke langit untuk keberhasilan anda juga. Tengok ke dalam hati anda, bagaimana keadaan anda sekarang ... apakah anda masih merasa kecewa dengan hidup anda, jika iya, tanyakan pada istri anda apakah anda sudah memuliakan dia?!?!

Jangan menjadi pribadi baik di mata orang lain saja, namun muliakan keluarga terutama istri agar anda di angkat menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Aamiin

Kamis, 03 April 2014

Infeksi Pencernaan

Kk pasya 2 malam lalu muntah2 dan mencret, hasil pemeriksaan dokter ternyata kk pasya terkena "Infeksi Pencernaan".

Berikut ulasan singkat mengenai penyakit tersebut, semoga bermanfaat ... (sumber : parenting.co.id)

**Biasanya infeksi pencernaan yang terjadi pada anak adalah gastroenteritis alias diare dan muntah-muntah. Hal ini terjadi karena infeksi, dan kebanyakan infeksinya adalah infeksi virus yang akan sembuh sendiri dan tidak memerlukan antibiotika. Anak baru membutuhkan antibiotika bila diarenya disertai darah.

Sebetulnya, gastroenteritis pada anak yang tidak kurang gizi, umumnya tidak berat sehingga tidak perlu rawat inap. Yang perlu rawat inap adalah yang dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) berat. Jadi, saat diare atau muntah-muntah, fokus Anda adalah mencegah terjadinya dehidrasi. Makanya, penting sekali pemberian cairan, cairan, cairan (apapun itu), serta oralit.

Bagaimana makan anak setelah mengalami gastroenteritis?

Intinya, tawarkan makanan, tetapi jangan kaget kalau anak menolak. Saat sakit (apalagi terkena infeksi virus), nafsu makan anak menurun drastis. Kalau sudah begini, pilihlah makanan yang sifatnya ringan dan tidak ‘berlemak’ (makanan jenis ini akan semakin merangsang rasa mual).

Pilihlah makanan yang segar dan menarik. Berikan sedikit-sedikit, tetapi sering. Nah, beberapa contoh makanan yang bisa diberikan adalah nasi, roti gandum, pisang, apel kukus, kentang, kuning telur, daging cincang, sayur, labu kuning, atau ikan.

Silakan terus berkreasi. Karena saat sakit, menu makanan harus penuh inovasi untuk menarik perhatian anak. Yang dipantang diberikan adalah makanan yang tak sehat, seperti gorengan, makanan instan (sosis atau nugget), makanan bersantan, dan makanan jadi hasil olahan pabrik.

Kapan harus panik? Selama tidak terjadi komplikasi, seperti dehidrasi, Anda tidak perlu khawatir.**

Rabu, 02 April 2014

Best mom

Bukan pengakuan berlebihan jika saya mendapat "penghargaan" sebagai ibu terbaik dari pasya. Sepulang mengantar nya dari dokter pagi tadi, saya menemani nya di kamar bersama si bungsu. Pelan saya elus punggung nya, sambil menanyakan bagaimana kondisi nya sekarang.

*dari 2 malam lalu pasya muntah dan mencret, dokter bilang kena infeksi pencernaan*

Sambil bermanja dia menjawab ...
"Udh ga mual bun, sudah lebih baik dan ... enak badan nya". Lalu ga lama dia menatap saya sambil berkata ...
"Bunda you are the best mom, ever"
Ehmmmm.... teduh rasa nya.
Saya berbisik di telinga nya,
"Sehat selalu ya nak ... "

Salah 1 kebahagiaan mempunyai anak adalah kita mendapat penghargaan lebih dari apa yang kita lakukan. Dari mereka lah penghargaan itu saya dapatkan sebagai
"the best mom, ever"

Sabar

”Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS Al-Baqarah ayat 286)

Allah sedang mendekap saya dalam kasih sayang nya. Allah membiarkan saya bertanya2 "kenapa hal ini terjadi pada saya... ".

Kadang terasa begitu berat cobaan yang ada sekarang, terutama soal anak. Anak2 sakit beberapa kali dalam bulan2 ini. Nafas saya terasa begitu sesak. Tapi saya berusaha tidak mengutuk keadaan.

Terpekur dalam diam saat membaca penggalan ayat :
”Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”-
(QS Al-Baqarah ayat 286)

Allah...
Beri saya kekuatan memaknai kasih sayang Mu ini. Beri kami keikhlasan sehingga cobaan ini menjadi pengangkat derajat kami ...
Luluskan kami ya Allah dalam setiap ujian2 mu ...
Aamiin

2009 UniqueBanget. All rights reserved. Modified by Moo