Sabtu, 06 Desember 2008

Boss oh Boss....

Bencana krisis global ternyata berdampak juga sama kantor tempatku bekerja. Mata uang Yen (Jepang) meningkat sangat tajam, membuat kantorku kalang kabut, secara hampir semua transaksi jual beli menggunakan mata uang Yen.
Bisa di pastikan Bossku selalu marah - marah...
Apa aja yang lewat ke kupingnya, baik kabar baik ataupun kabar buruk, selalu membuatnya naik darah.
Mau tahu ga, sekarang aja sekertarisnya sering banget kena "sasaran tembak" kemarahannya. Hampir tiap hari marah, no day with out marah.
oh Tuhan, kapan enggkau memberikan aku pekerjaan yang lebih baik lagi, aku sudah jenuh Tuhan dengan semua "penyiksaan" ini. Bantu hambaMu ya Allah... amin

Sabtu, 04 Oktober 2008

Back Home....!!!!

Tahun ini adalah Lebaran ke-2 untuk Pasya....
Alhamdulillah kita sekeluarga di beri kesempatan untuk melewatinya bersama - sama dengan keluarga yang ada di Purwokerto. Tanggal 26 malam kami berangkat dari Tangerang, rumah mama. Setelah pamit sana sini, kami pun berangkat dengan membawa sejuta cerita yang ingin kami bagi dengan keluarga di sana.
Alhamdullilah, walaupun lama di perjalanan, tapi Pasya sama sekali ga rewel. Dia bahkan tidur sepanjang perjalanan, mungkin karena udara di mobil yang dingin, makanya dia betah. 18 jam di perjalanan, sampai juga kami di Purwokerto, tempat Mbahnya Pasya. Pasya langsung jadi pusat perhatian, semua sanak saudara berkumpul, hanya untuk melihat dia (halah kaya selebritis ya anakku itu...).
Awalnya kami akan ke Magetan juga, tapi karena selama 18jam Pasya dalam perjalanan, kayanya dia kecapean gitu. Badannya sempet anget, aku ikhawatir kalo dia jadi panas tinggi. Maka kami putuskan, stay di Purwokerto.
Lebaran meriah...

Takbir bersahutan dimana - mana.....

Anakku sudah dandan cantk dengan baju pink-nya, siap pergi sungkeman dengan para saudara. Tapi kok...tiba-tiba aja dia rewel, oh..ternyata dia ngantuk. Wah, bajunya baru, cantik, tapi cuma bisa menghias mimpinya. Tak apalah dia tidur dulu, daripada nanti tambah rewel.
Akhirnya tiba saat muter ke sanak saudara, membawa sebingkai keikhlasan untuk saling memaafkan.
Saat kembali ke Tangerang, kami sengaja memilih hari Jum'at, khawatir macet, nanti Pasya terlalu lama di mobil, anget lagi badannya. Alhamdullilah perjalanan pulang sama sekali ga macet.

eN.....

Tiba saat bermales-malesan di rumah.....Menghabiskan waktu libur yang masih ada 2hari lagi!!!
tak lupa kami ucapkan "Mohon Maaf Lahir Batin y..."

Rabu, 24 September 2008

Radang tenggorokan...

2 hari yang lalu Pasya rewel, badannya anget dan dari hidungnya selalu keluar cairan "ingus". Malam juga tidurnya ga pernah tenang, sebentar bangun, nangis ga jelas mau nya apa...Tapi melihat badannya yang panas, aku ga tega untuk tidak memeluknya. Walau dalam rasa kantuk yang sangat, tapi aku tetap memelukknya....Merengkuhnya dengan kasih sayang, berharap dia segera kembali tidur.
Akhirnya aku memutuskan membawanya ke Dokter Spesialis anak di Honoris. Dokter yang "memegang"nya saat dia di rawat dulu. Lucu memang, baru beberapa detik pulang dari RS, wajahnya sudah kembali ceria, ga hanya senyum yang menghias wajahnya, tapi tingkah polahnya sudah kembali seperti semula...

Ah Pasya...

Lebih baik Bunda dan Ayah kewalahan melihat tingkah polah lucumu, dari pada kami harus melihatmu tergeletak lemah menahan sakit seperti kemarin.