Sabtu, 03 Januari 2009

Bersama Pasya...

Hampir 1 minggu ini kami menghabiskan waktu bersama. Aku libur hampir 1 minggu, Ayah Pasya juga begitu. Kami seharian penuh mencoba "membayar" kurangnya kebersamaan kami selama ini, terutama aku. Sering kali aku pulang kerja dalam keadaan lelah, BT dan setumpuk "PR" dari kantor yang kadang masih juga aku bawa kerumah. Pasya hanya punya waktu sedikit sekali bersamaku...
Liburan ini aku isi dengan memanjakannya dengan segudang tawa dan canda. Aku gendong dia kemanapun dia mau, walaupun dia sudah mahir berjalan. Aku juga membawanya bermain ke Ancol, ya walaupun dia belum mengerti benar. Ayahnya juga tak kalah memanjakannya, setiap kali kami jalan - jalan ke Mall dekat rumah, Ayahnya selalu membelikan boneka apapun yang di tunjuk Pasya. Bukannya kami ingin memanjakannya tanpa alasan, atau bahkan memanjakannya berlebihan, tapi kami hanya ingin memberikan "kasih sayang" kami dalam bentuk lain, itu saja.
Aku liat kebahagiaan berbinar di matanya yang bening..Mata bulatnya yang selalu mengingatkan aku akan Ayahnya, ya Pasya mendapatkan mata indah itu dari "titisan" Ayahnya. Dia juga berlari kecil saat aku mendekatinya, memeluknya dan membisikkan "Bunda sayang Pasya..., Pasya kesayangan Bunda"
Pasya kecilku...
Semoga engkau tumbuh menjadi anak yang Cerdas, sehat, Shalehah dan menjadi anak kebanggaan Bunda dan Ayah. Amin

Kamis, 25 Desember 2008

Selamat Hari Ibu....

Mama....
Memang tidak ada surga di telapak kakimu, tapi engkaulah surga untukku. Mama, dari aku lahir sampai detik ini berlalu aku belum bisa membahagiakanmu, aku juga belum sanggup membrikan yang terbaik untukmu. Do'aku, semoga ketulusan, kasih sayang dan kesabaranmu merawatku mendapatkan balasan surga kelak. amin.

Mama...
Engkau memang bukan ibu yang sempurna, tapi engkau adalah ibu yang terbaik untukku. Selamat Hari Ibu, mama....

Sabtu, 06 Desember 2008

Ah Cinta....

Beberapa hari belakangan ini teman - temanku selalu curhat tentang kehidupan cinta mereka. Banyak banget cerita lucu yang aku denger, belum lagi di tambah dengan hal - hal yang kadang menurut aku sendiri ga masuk akal. Salah satu teman aku cerita tentang kekasihnya, yang dari awal mereka deket sampai sekarang belum juga berani untuk "menampakkan" batang hidungnya ke rumah. Ya bisa di bilang mereka back street lah... Sebenernya seh mereka serius, tapi ntah kenapa tapi mereka selalu aja memperdebatkan tentang hal yang kadang "aneh" terdengar di telingaku. Dari mulai komunikasi yang kurang, jarang ketemuan, sampai puncaknya "ketakutan" cowoknya untuk datang ke rumah.
Aku seh udah ngasih masukkan sesuai dengan yang aku tau, tapi ya selebihnya aku serahkan sama mereka, toh aku sebagai teman cuma bisa memberi masukkan, ya kan??!!
Ah Cinta...
"Kamu" memang misterius. Membuat orang yang merasakannya menjadi "Gila". Saat kamu menorehkan rasa maniez, maka kami akan tertawa senang dalam kehidupan kami, tapi saat kamu menorehkan rasa sakit, maka kami akan menangis dalam kepedihan.