Siapa bilang anak 4 tahun tidak bisa di ajarkan mandiri dan bertanggung jawab??
Pasya yang tahun ini genap 4tahun, sudah "pandai" mengurus kebutuhan nya sendiri. Dari mulai makan, mandi bahkan buang air dan membersihkan nya pun sudah bisa sendiri. Pasya juga sudah terbiasa mengembalikan semua barang-barang nya kembali ketempat semula, tak hanya mainan, makanan juga baju semua bisa di rapihkan nya sendiri.
Memang bukan hal yang mudah untuk mulai membiasakan hal tersebut tapi juga ga sulit koq. Dengan sistem mencontoh langsung, anak jadi lebih sigap dalam berbuat. Anak terbiasa melihat lingkungan bersih maka dia juga akan suka kebersihan, juga berlaku sebalik nya. Pasya pun sudah bisa bertanggung jawab atas barang-barang sekolah nya. Tempat makan, minum, tas semua kembali ke rumah dengan "aman" tidak pernah 1kalipun tertinggal. Ya itulah anak-anak, mereka "cerdas" melebihi bayangan kita asal kita mampu mengasah dan memberi contoh mereka pun akan dengan mudah melakukan hal-hal baik yang kita ajarkan.
Rabu, 14 Desember 2011
Rabu, 07 Desember 2011
Anak Sakit
Beberapa hari belakangan ini, Pasya dan El sakit bergantian. Dimulai dengan El yang panas tinggi selama 2hari, lalu Pasya yang batuk pilek nya sampai hari ini belum reda juga. Sedih pasti lah, mana ada Ibu yang "bahagia" melihat buah hati nya ter
geletak lemah tak berdaya. Saya pun demikian.
Walau masih dalam tahap "belajar" mengenai kesabaran, tapi saya "memaksa" diri saya untuk sabar menghadapi anak-anak. Mereka lebih manja sudah pasti, dan keadaan saya yang sedang lelah sudah pasti akan membuat hati lebih mudah meledak-ledak.
Saya meredam amarah dengan kembali membuka "agenda" curhat saya, ya di blog ini. Sudah beberapa waktu terakhir ini saya jarang sekali curhat. Batin saya penuh, jiwa saya hampa. Memang bukan curhatan penting yang selalu butuh solusi, tapi dengan curhat jiwa saya kembali fresh dan saya bisa lebih "hidup" di depan anak-anak.
Saya berusaha menyempatkan waktu untuk kembali menulis, menyusun kata dan sekedar curhat melepas kepenatan. Tentu saja di sela waktu saat anak-anak terlelap...
geletak lemah tak berdaya. Saya pun demikian.Walau masih dalam tahap "belajar" mengenai kesabaran, tapi saya "memaksa" diri saya untuk sabar menghadapi anak-anak. Mereka lebih manja sudah pasti, dan keadaan saya yang sedang lelah sudah pasti akan membuat hati lebih mudah meledak-ledak.
Saya meredam amarah dengan kembali membuka "agenda" curhat saya, ya di blog ini. Sudah beberapa waktu terakhir ini saya jarang sekali curhat. Batin saya penuh, jiwa saya hampa. Memang bukan curhatan penting yang selalu butuh solusi, tapi dengan curhat jiwa saya kembali fresh dan saya bisa lebih "hidup" di depan anak-anak.
Saya berusaha menyempatkan waktu untuk kembali menulis, menyusun kata dan sekedar curhat melepas kepenatan. Tentu saja di sela waktu saat anak-anak terlelap...
Selasa, 06 Desember 2011
Me Time
Beberapa teman mengeluh saat si buah hati lebih dekat dengan ayah nya.. kalo bagi saya, hal itu justru "menguntungkan". Bagaimana tidak, jika si buah hati bermain dengan ayah maka saya bisa punya cukup waktu untuk diri saya sendiri. Ya kadang, saya butuh waktu untuk diri saya sendiri (me ti
me). dengan waktu "menyendiri" yang cukup, membuat saya lebih fresh dalam mengasuh anak-anak... Simple memang tapi seperti itulah. Seporang Ibu juga butuh waktu untuk diri nya sendiri...
Langganan:
Postingan (Atom)