Sabtu, 16 Maret 2013

Bahagia

Apa yang mampu membuat anda bahagia saat bersama anak – anak …

Kalo saya, selalu merasa bahagia, saat anak – anak juga bahagia.

Kenapa, karena saya adalah Bunda mereka, apa yang mereka rasakan pasti akan menggurat di hati saya.

Saya telah melewati fase pernikahan selama 7 tahun, alhamdulillah selama ini kami di titipkan oleh Allag anugrah anak – anak yang sehat, dan cerdas. Yang pertama, Pasya tahun ini memasuki masa sekolah dasar (SD), jangan di tanya bagaimana khawatir nya saya mempersiapkan dia untuk masa – masa itu nanti. Saya berusaha memberikan yang terbaik, menurut saya. Saya bekali Pasya dengan kemampuan baca tulis yang beberapa anak seusia nya bahkan belum bisa, Pasya juga sudah lancar baca Al’quran, tinggal memoles beberapa tajwid nya saja. Alhamdulillah, kerja keras saya berbuah manis, hasil tes masuk SD kakak Pasya luar biasa memuaskan.

Adik nya, Jundi idak kalah membanggakan. Di usia nya sekarang Jundi sudah mampu membereskan mainan nya, makan dengan baik sendiri, juga sudah mampu membangun lego dengan sangat baik. Membuka pintu serta kunci pun Jundi sudah bisa. Bangga, pasti nya. Alhamdulillah, kami bangga pada nya.

Itu lah bahagia menurut saya, simple tapi buat saya yang notabene Bunda mereka, tidak ada yang lebih membahagiakan selain melihat anak – anak bahagia.

Senin, 04 Maret 2013

Tak ada yang sempurna …

Saat melihat kebahagiaan orang lain, seringkali kita menginginkan hal yang sama, tanpa perduli apakah memang bahagia seperti itu yang kita butuhkan. Saat melihat orang lain bahagia pun, kadang kita selalu tertarik membuat mereka bernasib tidak bahagia, hanya karena kita seolah tidak rela.

Lalu apa bahagia yang sempurna …

Bahagia hanyalah gambaran kasat mata yang selama ini kita kejar tanpa kejelasan makna nya. Bahagia menurut saya jika saya bisa melihat anak – anak sehat, suami berlimpahan materi, kami hidup berkecukupan. Tapi.. ternyata bahagia seperti itu semu. Anak – anak sehat, tapi mereka tidak cerdas, saya pun tidak puas. Suami berlimpahan materi tapi tanpa punya sifat setia dan kasih sayang pada keluarga, saya pun murka. Lalu hidup berkecukupan tapi tidak bisa bersama orang yang terkasih pun sangat menyakitkan.

Tidak ada bahagia yang sempurna, itu yang saya tau …

Bahagialah selama apa yang kita dapat tidak menyakiti orang lain, selama apa yang kita perbuat tidak membuat orang lain merasa teraniaya, selama apa yang kita miliki sekarang bisa memberi kebahagiaan lebih untuk orang lain.

Satu hal yang paling penting adalah, tidak perlu bahagia, jika kebahagiaan tersebut harus kita dapat dari merebut milik orang lain.

Selasa, 19 Februari 2013

Utak Atik

Udah lama banget ga utak atik blog, dari blog pribadi sampai blog dagangan. Kangen rasanya, curhat, nulis, sama update status di blog. Bukan nya ga mau utak atik, tapi memang beberapa waktu belakangan ini, semua perhatian tertuju pada si kecil El, yang mulai aktif dan minta perhatian lebih.

Hobby nulis yang dulu selalu tertuang di blog pun akhir nya mandeg, begitu juga dengan jualan yang dulu sedikit banyak menghasilkan rupiah. Sekarang, sedikit banyak mulai meluangkan waktu buat utak atik blog lagi ….

Yuks, buka blog, utak atik lagi sambil melepaskan kepenatan. Menuangkan ide, curhatan sambil update dagangan, heheheh.