Tampilkan postingan dengan label Pasangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pasangan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Juni 2016

Duniaku bersama mu

Aku menemukan dunia ku bersama mu ...

Brtrima kasih pada kebaikan Allah yang telah memberikan kamu sebagai suami

Brtrima kasih pada kebaikan Ortu yang telah merestui kebersamaan ini

Terima kasih untuk smua kebaikan...

Aku menemukan dunia ku bersama mu ...

Selasa, 29 Maret 2016

Peng"abai"an

Lawan kata dari cinta bukan lah benci ... Melainkan peng"abai"an.

Bagaimana mungkin seseorang akan bertahan jika di abaikan ... Terutama dengan keluarga, sahabat, orang terkasih.

Saat pasangan "jatuh" ... Bagaimana sikap kita?!
Tentu mensupport nya kan... Memberikan dukungan terbaik yang kita bisa agar dia nyaman dan bisa bangkit dengan segera.

Akan sangat berarti jika di tengah2 kesibukan kita meluangkan waktu menyapa pasangan di rumah. Seuntai kata sayang akan membuat kelelahan mereda bukan...

Sedih rasa nya jika kita sibuk dengan dunia kita sendiri dan menjadi abai dengan keberadaan pasangan.

Jangankan menanyakan kabar pasangan, sekedar bertukar cerita saja tidak ...

Pasangan terutama istri adalah makhluk yang perlu perhatian.

Lelah dan masalah yang di hadapi nya sudah cukup membuat nya penat, luangkan sedikit waktu mu untuk sekedar mendengar keluhan nya. Mengerti akan keterbatasan nya...

Jangan abai dengan pasangan ... Tanpa nya keberhasilan anda tak ubah nya selembar sertifikat dalam bingkai kaca.

Rabu, 20 Januari 2016

Mengeluh terus

Beberapa teman mengeluhkan pasangan mereka yang tidak sesuai harapan, bahkan cenderung mendekati menyebalkan.

Saya mengingat awal pernikahan kami dulu...

Betapa sering kami beradu argumen, berselisih paham untuk hal sepele sekalipun.

Betapa saya sangat sebel dengan kebiasaan2 nya yang jauh berbeda dengan saya.

Betapa saya yang santai bertemu dengan dia yang selalu tepat waktu.

Awal pernikahan adalah masa adaptasi terberat kami.

Perlahan ....

Kami belajar mengenali pernikahan kami sebagai bentuk kebersamaan kami tak hanya di dunia. Naif jika kita hanya mengedepankan ego, padahal kita ingin selalu bersama ke surga Nya.

Belajar ....

Tak sungkan membuka komunikasi dengan pasangan tentang apapun, kesukaan, ketidaksukaan. Kenyamanan dan ketidaknyamanan. Semua hal kami pelajari ...

Allah maha baik memberi saya laki2 shaleh yang selalu meluluhkan hati saya dengan melihatnya terpekur lama di sajadah dalam sujud malam nya.

Allah maha baik mengirimkan saya laki2 dermawan yang tidak hanya baik pada orang tua saya tapi juga pada keluarga besar saya dan teman2.

Allah maha baik membuat saya belajar tentang islam dengan cinta melalui laki2 ini.

Berbeda pendapat ...

Pasti lah akan selalu ada ...

Tapi keinginan bersama tak hanya di dunia membuat kami terus belajar menjadi pasangan yang lebih baik lagi.

Selasa, 17 Desember 2013

Cemburu

Melihat foto di FB tentang presiden obama yang bertukar tempat duduk dengan istri nya karna priseden terlalu akrab dengan wanita yang duduk bersebelahan dengan beliau. Lucu ya, entah foto tersebut editan atau kejadian asli. Tapi yang menggelitik saya adalah rasa cemburu seorang istri bisa muncul pada siapa saja di mana saja. Tidak perduli apakah anda seorang politikus, ibu rumah tangga atau profesi lain nya.
Seorang teman pernah sharing kalo rasa cemburu nya pada pasangan kadang berlebihan. Entah mengganggu atau tidak, yang jelas dia cemburu pada siapapun yang dekat dengan pasangan nya. Fiuh...
Saya termasuk orang yang pencemburu. Saya bisa cemburu pada apapun yang menyita perhatian pasangan, tak hanya lawan jenis. Olah raga kesenangan pasangan, kendaraan, gadget, apapun yang membuat pasangan "sibuk" dari saya, maka saya akan cenburu. Hehehhe
Ekstrim?!?!.... tidak!!!
Karna sejauh ini kecemburuan saya masih dalam batas mengamati alias tidak "melabrak" suami secara membabi buta. Saya tau diri, suami pun akan tau batas sampai mana dia akan "sibuk" dengan dunia nya. Bukan kah tiap dari kita punya "dunia" masing2?!?!
Saya selalu membuka batasan agar suami merasa nyaman dengan cemburu saya. Agar suami tidak merasa kalo saya cemburu tanpa alasan. Itu perlu karna suami pun butuh kepercayaan, sedang istri tetep harus waspada kan?!?!.
Belajar dari banyak hal, termasuk cerita kehidupan orang terdekat membuat saya semakin tau seperti apa harus mengelola cemburu. Kapan harus di munculkan ke permukaan, kapan harus jadi guyonan sehat pada pasangan, dan kapan harus saya sesapi saja di hati.
Cemburu bisa pada apapun, siapapun... karna nya jangan terpedaya oleh cemburu. Cemburu juga harus smart, agar pasangan tidak justru menjauh karna merasa di kungkung.