Jumat, 21 Agustus 2015

Qurban

Di masa yang sulit seperti sekarang, mungkin wajar kalo banyak orang beralasan untuk tidak berqurban.

Di sekolah anak2 qurban di mudahkan dengan menggunakan tabungan. Orang tua yang ingin berqurban di beri kesempatan mencicil ato menabung sesuai kemampuan sampai saat nya qurban.

Saya memanfaatkan kemudahan itu.

Saya merasa malu pada Allah jika kami tidak bisa menyisihkan untuk berqurban.

Dalam situasi sulit begini memang tidak mudah menyisihkan uang untuk berqurban. Tapi...  orientasi saya pada "hadiah" kami sebagai orang tua buat anak2 kelak di akhirat. Kami berusaha memberikan "tunggangan" terbaik untuk mereka di akhirat.

Bismillah...

Allah maha memberikan kemudahan...

Allah menjamin rezeqi tiap umat nya. Jika kita  berusaha, insyaallah... Allah akan memberikan kemudahan untuk kita berqurban.

Semoga kelak qurban ini akan membawa mereka ke surga Mu... aamiin

Kamis, 20 Agustus 2015

Modus

Sekarang ini sulit membedakan antara TULUS dengan MODUS.

Sekilas terlihat sama...

Tapi saat kita melihat dengan hati, semua akan terlihat perbedaan nya.

Lelah ga sih selalu MODUS.

Mencari perhatian pada orang lain, bergantung pada orang lain.

Saya termasuk orang yang ga suka basa basi, ga suka MODUS. Apalagi untuk mencari perhatian orang lain. Buat saya...  this is me, take it or leave it.

Oke ..

Saya belajar lagi untuk beberapa orang, ternyata suka jika kita bersikap modus pada mereka. Berbaik sikap dan kata2 hanya di depan saja, setelah nya EMANG GUE PIKIRIN.

Ya...  saya ikuti lah "permainan" itu.

Saya pun berusaha MODUS dengan mereka. Ga mau kalah, istilah nya. Mereka baik nya luar biasa, saya pun baik nya tambah lebih luar biasa. Kenapa tidak kan...

Pasang senyum manis... tebar pesona, dan bersikap semanis mungkin dengan mereka.

Yuks mari kita ber"modus" ria...

Rabu, 12 Agustus 2015

Perempuan

Semakin sadar kenapa sebagian bahan bakar neraka adalah perempuan.

Banyak belajar dari keseharian yang aq alami. Banyak nya sifat negatif yang datang justru dari perempuan.

Beberapa waktu lalu, tepat nya saat lebaran saya benar2 mendapatkan tamparan hebat yang ga akan saya lupakan.

Mendapat pelajaran berharga dari keseharian saya selama di sana.

Betapa saat saya berusaha menjalin silahturahmi, berbaik hati pada orang sekitar malah ada orang lain yang menusuk, membalik2 kan kata2 saya. Bahkan cenderung mengadu domba saya. Masyaallah....

Buat apa bersalaman saat lebaran kemarin...

Buat apa bermaafan saat bertemu kemarin...

Tapi saya mencoba mengambil hikmah dari semua nya, betapa Allah begitu baik menunjukkan pada saya mana teman dan mana yang "teman".

Ga semua orang suka bersikap apa ada nya ternyata, beberapa justru suka menjadi orang lain. Menjadi figure yang terlihat baik.. terlihat manis di mata orang lain.

Ah.. betapa saya begitu benci sikap itu. Tapi saya juga ga bisa menutup mata, ada orang yang bersikap seperti itu di depan saya, maka saya ingatkan dalam hati...  mari kita bermain, menjadi "teman" untuk diri mu...  menjadi orang yang baik di depan orang lain tanpa perduli apakah itu tulus ato modus...

2009 UniqueBanget. All rights reserved. Modified by Moo