Senin, 18 Januari 2010

Kapan neh??????

Hem... Romansa orang hidup ga pernah berhenti ya??
Saat masih single, selalu muncul pertanyaan, "kapan kamu nikah, sudah cukup lho umurmu..Teman seumurmu sudah banyak yang menikah".
Lepas dari pertanyaan itu, (karena sudah menikah...), muncul pertanyaan baru "Kok belum hamil juga...padahal yang lain sudah mau melahirkan lho??!!". Hem, dahi mulai mengkerut, sampai akhirnya aku berhasil juga berbadan dua. Setelah itu semua, apakah lantas pertanyaan-pertanyaan itu selesai??!! TIDAK. Sekarang muncul pertanyaan baru "Kapan si Sulung punya adik, kan sudah besar dia...." Uh, capek ya.
Ga pernah habis rasanya orang-orang itu mengurusi hidup aku. Segala hal di tanya, di urusi, bikin aku kadang terpungkur dalam rasa muak.
Tapi kembali aku tersadar, bahwa pertanyaan mereka, tak lain adalah do'a untukku. Kenapa aku harus marah... Sabar, n trus ikhtiar. Ya itu yang harus aku lakukan. Aku juga harus lebih rileks, n menghargai waktu. Jangan terburu-buru, Allah selalu memberi di saat yang tepat kan. Di saat yang Dia lebih tau, kapan Aku dan Ayahnya siap menerima "tanggung jawab" baru itu.
So....
Nikmatin aja waktu kebersamaan yang ada, toh kita tak pernah lepas berdo'a n berusaha. Allah ga akan mendzalimi hambanya, kan??!!

Mencoba....

Kok susah banget ya yang namanya maafin orang. Bukannya dendam, pengen balas kesalahannya, tapi aku belum bisa maafin apa yang udah dia perbuat ke aku. Aku ngerasa kalo sakit hatiku terlampau dalam, aku terluka dengan sangat. Ku coba lagi mengais pecahan hatiku yang luluh saat aku bersitegang dengannya, aku sadar aku ga mungkin melawannya. Tapi egoku tak bisa berkata damai...aku berontak, dan kemudian aku sadar, aku telah kalah.
Sekarang aku ga lagi mau peduli dengan apapun yang terjadi. Kalo hati ini terlukai lagi, ga ada kata lain, selain pergi. Aku ga mau lagi sakit hati, yang nantinya bisa membuat aku sakit badan, n parahnya sakit jiwa. Orang ini bak hantu... menghantuiku kemanapun aku pergi, sulit menghapusnya. Tapi aku tau, aku tak bisa lagi diam, karena dia akan membuat aku tak berarti.
Bosan rasanya... ga ada lagi semangat hidup!!!!

Jumat, 15 Januari 2010

Berapa Harga Nyawamu????

Pasti udah nonton dan denger kan berita tentang bocah yang di mutilasi di daerah banjir kanal timur... Anak jalanan yang rasanya dari berita tidak pernah di singgung mengenai orang tuanya, sekarang harus meregang nyawa untuk hal yang ga perlu.
Bocah malang itu, di bunuh karena menolak ajakan "Babe" panggilan sang pembunuh, untuk di sodomi. Lalu tanpa menunggu lama-lama, Babe menjeratnya dengan tali rafiah. Setelah si bocah mati pun Babe tidak lantas membiarkannya begitu saja. Babe tetap "menyalurkan" hasrat sex nya kepada si bocah, tanpa peduli di hadapannya sekarang adalah sebuah mayat anak yang tak berdosa.
Puas dengan kegiatan sex nya, Babe memotong tubuh si bocah menjadi beberapa bagian, memasukkan ke dalam kardus air minum dan membuangnya di daerah banjir kanal timur...Ya Allah betapa murah harga nyawa manusia sekarang ini. Saat kita tidak suka pada seseorang, kita bisa dengan "santai"nya menghilangkan nyawanya, demi kepuasan hati kita. Tidakkah terpikir oleh kita, bahwa ada balasan, untuk setiap yang kita perbuat??!! Semoga Allah memberikan keteduhan pada hati kita, dan senantiasa menjaga keluarga kita dari hal-hal yang buruk Amin.