Jumat, 29 Oktober 2010

Dasar Emak-emak...

Sejak Pasya sekolah, maka sejak itu juga aku mulai "aktifitas" baruku sebagai "Emak-emak" yang rajin nongkrong di kantin sekolah Pasya. Sebelumnya aku udah survey kegiatan apa aja yang di gandrungi emak-emak di sana. Bukannya apa, aku paling ga hobby ngumpul ga jelas ngobrol yang ga jelas juga.
Awalnya mau ga mau aku ngumpul sama emak-emak itu (kan Pasya belum mau di tinggal di sekolah...), ngobrol ga jelas. Bermula dari obrolan ringan mengenai anak-anak kami, kegiatan kami di rumah sampai akhirnya obrolan itu bermuara ke para suami. Aneh memang, aku yang tadi nya jengah dengan obrolan ini, mau ga mau ikut menimpali sebisaku sambil sesekali membuang senyuman jika aku "terpojok" dengan sindiran mereka. Tapi lama kelamaan, aku ga bisa berdamai dengan situasi ini, bukannya apa, tapi kok lama-lama aku sendiri ga nyaman dengan bahan perbincangan yang di angkat mereka. Walau hanya sebatas obrolan ringan, tapi terkadang banyak pihak yang ga ikut nimbrung jadi ikut di "absent" namanya alias di omongin. Belum lagi, mulai membahas soal uang belanja, kerjaan suami dsb... Sedangkan aku paling menghindari obrolan jenis ini, aku paling ga suka orang lain tau mengenai "dapurku" dan "segala jenis masakan didalamnya."
Apalagi ada pengalaman nyeleneh yang pernah aku alami bersama "emak-emak" itu...
Suatu hari, si emak yang bertugas sebagai bendahara kelas Pasya memintaku melunasi uang kas sampai akhir tahun, tanpa banyak basa basi aku langsung mengiyakan dan uang kas lunas hari itu juga. Nah, si emak yang jadi koordinator kelas meminta catatan nama-nama yang menunggak uang kas, ternyata Pasya tercantum baru membayar sampai bulan September saja. Tapi aku diam, ku pikir ah bukan wewenangku toh yang penting aku sudah bayar dan ada bukti bayarnya. Tanpa basa basi si emak koordinator langsung "menembak"ku di tempat...
"Mama Pasya belum bayar lunas ya...."
Aku hanya senyum...lalu bu bendahara bilang "Udah, tapi segitu aja deh yang di tulis, toh buat apa seh uang kas nya....??!!!"
Argh....
Untung aja, aku selalu bayar tepat waktu apapun iuran dari sekolah Pasya, termasuk si uang kas tadi gimana jadi nya coba kalo saja aku menyepelekan hal itu bisa-bisa saat aku ga ada, namaku tetep di "absent" sama emak-emak tadi....xixiixixiix

Tidak ada komentar: