
Rabu, 30 Desember 2009
Mobil Mewah...

Senin, 28 Desember 2009
Belajar Menabung...


Kamis, 24 Desember 2009
Resolusi di Tahun Baru....

Sabtu, 12 Desember 2009
Pameran Perhiasan Mutumanikam

Udah pada dateng belom ke Pameran Perhiasan Mutumanikam di JCC Senayan Hall B??!! Wah rugi banget deh kalo belum.... Banyak banget perhiasan yang bagus n asli buatan Indonesia berjejer di sana. Aku mencoba membawa "oleh-oleh" sedikit dari perjalanan aku k

Senin, 07 Desember 2009
Berkorban...

Minggu, 29 November 2009
Separuh Jiwaku Pergi...

Sebuah lagu penghianatan... yang bagi aku begitu menggoyahkan jiwa. Bagaimana mungkin jiwa kita tetap utuh jika orang yang kita sayang menghianati kita, membuat kita terluka...
Satu janji yang terucap antara aku dan mas...
Kita ga akan saling menghianati, karena kita hidup ga hanya untuk hari ini, tapi juga untuk nanti... Kita punya tanggung jawab yang harus kita berikan ga hanya di sini, tapi juga di akhirat nanti...
Kita punya "tanda cinta" yang bisa membuat kita selalu bertahan, walaupun kita terseok....
Aku dan mas memang dua insan yang berbeda, masing-masing kita punya kehidupan....
Tapi kita adalah satu, saat kita berhadapan dengan "cinta"...
Minggu, 22 November 2009
Kebebasanku....
Bahkan hanya sekedar untuk menulis...
Apa aku tak lagi boleh berkreasi.... Menuangkan "hasrat" menulisku....
Boro-boro bisa bikin cerpen, apalagi novel.... Menghias bolg dengan isi pikiranku saja sudah di larang.
Mungkin sementara blog ini akan aku "bekukan"...
Beku dari segala aktifitas...
Agar tak merugikan siapapun....
Jumat, 20 November 2009
Merindukanmu...
Berbeda Suasana...

Suasana 1 minggu terakhir ini di rumahnya, terasa berbeda. Atmosfire yang ada rasanya ga terlalu bersahabat dengan dia... dia merasa "sendiri" bahkan dirumahnya sendiri , tapi dia berusaha diam. 1 minggu ini, dia beradaptasi dengan iklim yang membuat dia bekerja extra keras. Pulang kantor, dia langsung "sibuk" merapikan kamar (yang seharian entah apa yang terjadi), berbentuk seperti kapal pecah. Bukan cuma itu, dia juga menyapu mata ke sekeliling rumah, hem..bentuk dan baunya tak sama lagi seperti 1 minggu sebelumnya, keluhnya dalam hati. Rasa capek dan kantuk rasanya hilang dalam sekejap, berbaur dengan kesibukkan yang ada.
Lalu apa sang suami peduli...??!! Tidak. Sejak 1 minggu yang lalu, suaminya ga lagi perduli dengan kondisi rumah, dia seakan larut dalam keadaan yang ada, sedangkan temanku... temanku semakin ga punya privasi di rumahnya sendiri.
Saat bercanda dengan si buah hatipun, rasanya begitu singkat. Betapa tidak, suasana yang tercipta antara dia dan sikecil, tidak lagi sama. Mereka serasa tak punya lagi ruang lingkup berdua. Padahal si buah hati sering kali berteriak lantang " Dede mau sama Mama...."
Oh anakku, kangen juga kamu nak sama mama, mama kira hanya mama yang merasa demikian, bisik temanku dalam hati.
Kamis, 19 November 2009
Hiburan...

Senin, 16 November 2009
Mencintai Apa Adanya

Sabtu, 14 November 2009
Mencintai Kamu...

Aku mencintaimu walau tertatih tapi aku bertahan....
Aku mencintaimu walau terluka tapi aku bersabar....
Aku sadar, banyak perbedaan terbentang luas antara kehidupan kita....
Aku dengan duniaku, dan kamu dengan kehidupanmu...
Kita tak "pernah" bersatu...
Tidak pernah benar - benar bersatu....
Biar "ikatan" kita saja yang selalu menjadi jembatan penyatu kita...
Selebihnya.. Biar aku dengan duniaku, dan kamu dengan kehidupanmu...
Selasa, 10 November 2009
Sementara....

Sabtu, 07 November 2009
Akhirnya Datang Juga...

Senin, 02 November 2009
Wisata Hati...

Rabu, 28 Oktober 2009
Ade Untuk Pasya....
Sabtu, 24 Oktober 2009
Apa seh maumu??!!

Jumat, 23 Oktober 2009
Bukan Jaminan..

Yang di butuhkan adalah kewaspadaan kita sebagai orang tua, dan ketangkasan kita meracik keadaan yang ada, sehingga anak kita betah di rumah jadi mereka ga terpancing untuk main di luar. Jujur, aku ga habis pikir dengan ulah para manusia yang tak punya belas kasih itu, apakah mereka tidak pernah berfikir tentang anak mereka sendiri nantinya.... Sungguh terlalu!!
Senin, 12 Oktober 2009
Anakku oh Anakku...
Sabtu, 10 Oktober 2009
Menapaki Hari Baru...

Selasa, 29 September 2009
Mohon Maaf Lahir Batin ya…
Ga terasa ya, Ramadhan yang penuh berkah telah berlalu. Idul Fitri kita jelang juga. Hem, mudik lagi deh…hehehehe. Seperti tahun sebelumnya, Aku dan Mas juga Pasya mudik ke Purwokerto, tanah leluhur Suami. Dari sana kami lanjut ke Magetan, tempat kelahiran Eyang Kakung Pasya (Bapakku). Uh…kebayangkan bagaimana capeknya aku. Sampai di rumah aja ga bisa langsung istirahat. Ya tugas sebagai seorang Istri dan Ibu sudah menantiku. Bebenah rumah, bongkar seluruh isi perbekalan sampai menata kembali rumah yang sempet 1 minggu terbengkalai. Malam harinya ga kebayang bagaimana rasanya badan ini, capek bukan maen…Ya itulah romantika mudik. Tahun ini terasa beda karena akhir nya Mas setuju dengan ajakan aku untuk jalan-jalan selama kami mudik, jadi mudik kali ini ga monoton di Rumah aja. Aku mengunjungi Batu Raden, tepat wisata yang jadi kebanggaan masyarakat Purwokerto. Lalu hari berikutnya kami mampir di Aquarium raksasa, masih di Purwoke
rto juga. Selama di Magetan kami juga mampir ke Sarangan, telaga yang belum pernah di liat sama Mas…hehehehe, norak!! Nikmat juga mudik kali ini, walaupun cucian kotor setumpuk, badan pada pegel, otak juga ngebul tapi jiwa refresh banget!! Moga aja deh kita bisa menjalani hari lebih baik lagi kedepannya. Amin…. Minal Aidin Wal Faidzin ya, Maafkan lahir Batin.
Minggu, 13 September 2009
1 Minggu Yang Tersisa...

Sabtu, 05 September 2009
Menghitung Hari...

Sabtu, 29 Agustus 2009
Allah ga pernah Tidur..

Minggu, 16 Agustus 2009
Working Mom..

Minggu, 09 Agustus 2009
Aku Kalah....

Rabu, 29 Juli 2009
Kepercayaan...

Minggu, 19 Juli 2009
Kegundahan Hati...

Minggu, 28 Juni 2009
Cuma 3 Hari kerja...

Senin, 22 Juni 2009
Malez banget neh..
Jumat, 19 Juni 2009
Susahnya Ijin....
Jam dinding udah jam 07.00 pagi, Dr. Laurentz praktek jam 09.00, masih banyak waktu untuk mandi,

Minggu, 07 Juni 2009
Cinta ga' harus memiliki??!!

Sabtu, 30 Mei 2009
Parno....

Ujung punya ujung, Boss diskusi sama teman aku, yang akhirnya di putuskan data tersebu boleh untuk di berikan ke kantor pajak. Ya ampun...hanya hal sepele gitu aja, rasanya kaya memutuskan 1 masalah yang besar, yang menyangkut kehidupan orang banyak. Orang kok parno banget, sampai ga percaya sama orang lain.
Rabu, 27 Mei 2009
"Merayu" Allah...

Sabtu, 23 Mei 2009
Restu Orang Tua...

Rabu, 06 Mei 2009
Kami Cuma "Sapi Perahan"
Semua k

Allah menjawab do'a ku. Ga lama, dia sadar bahwa hitungan dia salah, bahwa pengeluaran sesuai dengan uang yang dia kasih. Ya ampun, tapi setelah kejadian itu pun, dia ga minta maaf. Hanya membisik pelan " ternyata pengeluaran kita banyak ya..." Gubrak!!!!
Ya Allah...
Hanya Engkaulah yang menggenggam jiwa - jiwa ini, hanya Engkaulah yang Maha Mengetahui segala yang ada di bumi dan di langit. Biarlah hanya Engkaulah yang tahu apa yang terjadi, semoga semuanya menjadi pintu pembuka Rezeki untuk aku, jadi aku ga perlu kerja lagi di tempat ini, dengan Boss yang seperti dia. amin
Minggu, 03 Mei 2009
Boss Pulang...

Sabtu, 11 April 2009
Pasyaku...

Apakah teman punya saran yang bisa aku terapkan terhadap masalah yang sekarang aku hadapi, aku sangat berharap masukkan yang di berikan adalah masukkan yang memang sudah pernah di praktekkan dan berhasil, karena aku ga mau kebiasaan Pasya ini berkelanjutan sampai dia beranjak dewasa.
Jumat, 10 April 2009
Selamat Ulang Tahun, Cinta...

Bertambah lagi 1th usiamu, tapi berkurang juga 1th umurmu. Diusiamu yang sekarang, aku berharap kau selalu bahagia, karena dengan kebahagiaan kau bisa menjalani hidup dengan lebih baik lagi. Di usiamu sekarang, aku berdo'a kau selalu di berikan kesehatan, karena hanya kesehatanlah rezeki terbesar dari Allah yang bisa kita rasakan. Harapanku kau selalu menjadi orang yang sabar, sabar dalam menjalani liku kehidupan ini, sabar menjadi pendamping aku, istrimu yang penuh kekurangan ini, serta sabar mendampingi anak-anak kita menatap masa depan. Aku juga berharap kau selalu di berikan limpahan rezeki, agar kita bisa berbagi dengan saudara-saudara kita. Jangan lupa bahwa di luar sana akan banyak rintangan dan tantangan yang menghadang, jadikan Allah sebagai satu-satunya penolong bagimu, dan ingatlah selalu, Aku dan Pasya selalu menanti & berdo'a yang terbaik untuk mu....
Dihari bahagiamu ini, maafkan kami jika tak dapat memberikan hadiah yang menjadi harapanmu, semoga Cinta dan Kasih Sayang kami yang tak terkira dapat menjadi hadiah terbaik di hari ulang tahunmu, Selamat Ulang Tahun Cinta, Kami selalu menyayangimu.....
Senin, 06 April 2009
Psikopat
Minggu, 29 Maret 2009
Orang Terkasih

Rabu, 25 Maret 2009
Kamu Masih Terlalu Kecil

Minggu, 22 Maret 2009
Diam

Sabtu, 21 Maret 2009
Pemilu...


Sekarang, apa yang harus kita harapkan dari Pesta Demokrasi yang sebentar lagi akan kita jelang??!! Lalu apa yang harus kita benahi sekarang, Pemimpinnya kah, atau sistemnya??!! Mari kita pakai hati kita untuk melihat lebih jauh lagi, mana yang baik untuk kita. Mana yang dapat memberikan kita perubahan yang lebih "sehat" lagi....
Rabu, 25 Februari 2009
Ga ada yang sia-sia koq.....

Pernah ga seh kita merasa kegagalan yang terjadi pada diri kita adalah karna kesalahan orang lain?! Kadang aku merasa begitu. Kadang aku merasa kegagalan ato kesalahan yang terjadi adalah ga sepenuhnya kesalahan aku,tp ada "campur tangan" orang lain.
Perlu "kerja keras" yang ekstra untuk bisa menerima kegagalan. Apalagi untuk bisa bangkit menatap masa depan yang lebih baik lagi...Tapi, aku mencoba menemukan makna kata-kata orang bijak berikut ini "Allah menyukai perjalanan proses yang kau lalui,bukan hasilnya..". Nah.. Ga perlu takut n minder kan dengan segala kekurangan dan kegagalan yang mungkin kita lalui ato hadapi. Bagaimanapun, kita udah mencoba semaksimal yang kita bisa, selebihnya biarlah Allah yang menentukan, apakah perjuangan kita ini layak kita menangkan, ato kita harus berbesar hati untuk "cukup" menjadi pejuang saja.
Senin, 23 Februari 2009
Fenomena Ponari...

Lalu apa yang dapat kita lakukan sekarang....
Belajarlah selalu untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi. Beri "energi" positif bagi hidup kita maupun orang lain, agar kita tak lagi jatuh dalam lubang "kemaksiatan". Bagi pemerintah, mari kita kembali menata diri, membenahi segala kekurangan agar tak lagi masyarakat kecil yang jadi korbannya. Kenapa harus ada orang yang di rugikan jika kita dapat menjadikan segalanya menjadi lebih baik....
Kita di didik untuk jadi karyawan...


Saya selalu berusaha menerapkan pada si buah hati untuk menjadi orang yang siap dengan tantangan masa depan,bukan mengarahkannya pada 1 bidang pekerjaan. Karena jadi apapun dia nanti, dia harus siap menapaki kerasnya dunia. Semoga.amin.
Minggu, 22 Februari 2009
Masa Lalu...

Setiap dari kita pasti punya masa lalu. Entah masa lalu yang penuh kenangan indah dan menggetarkan atau mungkin justru masa lalu yang mengiris jiwa. Aku termasuk orang yang terkadang "menghabiskan" waktu untuk "berkunjung" ke alam masa lalu. Bukan untuk membuka kembali lembarannya dan berharap dapat kembali ke dalamnya, tapi lebih kepada "mencari" gambaran tentang bagaimana bersikap agar segala kesalahan di masa lalu tidak kembali terulang.
Tapi tak jarang saat kita "meluncur" kembali "mengulik" masa yang telah lewat itu, kita seolah terbawa hanyut dalam ribuan cerita di dalamnya. Kadang kita kembali tertawa, tersenyum dan bahkan tak jarang menjadi menangis. Pilu memang meratapi segala "kebodohan" kita di masa lalu, "kebodohan" yang tak mungkin bisa kita koreksi. Segala bentuk kesalahan yang mungkin membuat kita terpuruk dalam satu kepribadian yang sekarang tidak kita kenal.
Apapun itu kita harus bersyukur karena segala hal yang telah kita lewati itu, telah membuat kita menjadi jauh lebih dewasa lagi. Menempa kita menjadi jauh lebih bijaksana dalam melewati hidup. Dan membuat kita jauh lebih bersyukur, karena kita telah melewati masa-masa suram itu.
Jangan jadikan masa lalu kita sebagai satu hal yang justru membuat kita menjadi lebih terpuruk, tapi jadikan cerita itu sebagai cerminan kita untuk tidak lagi jatuh dan berbuat hal yang sama. Nikmati keindahan hari yang sekarang terpampang di depan kita. Jangan pernah kembali ke masa lalu hanya untuk meratapi, menangisinya atau ingin "bergelayut" di dalamnya. Kembalilah untuk mengambil secuil harapan untuk menjadi lebih baik lagi.